Jumat, 05 Januari 2018

Perjalanan Hutan Wanagama Yogyakarta Spot Wisata Unik

Yogyakarta adalah daerah wisata, selalu sibuk selama liburan. Yogyakarta mungkin terkenal dengan Keraton dan Malioboronya. Tapi kalau mau sedikit ke pinggiran Jogja, Anda akan menemukan tempat wisata yang lebih menarik, yang sebagian besar merupakan obyek wisata alam. Salah satunya adalah Kabupaten Gunungkidul. Mungkin jika Anda mendengar tempat wisata Gunung Kidul, Anda akan memikirkan Pantai Selatan. Tapi ada juga kehijauan lain dan pemandangan yang menenangkan dari destinasi wisata lainnya, seperti kawasan wisata di Ganggi yang berlari. Selain itu, ada hutan yang menarik untuk dikunjungi untuk berbagai kegiatan wisata, yaitu Hutan Wanagama. Inilah informasi tentang atraksi ini.

Lokasi Kunjungan Wanagama
Hutan Wanagama terletak di Desa Banaran, Kecamatan Gunungkidul, Kabupaten Playen, Yogyakarta. Dari pusat kota Jogja, sekitar 35 km. Anda bisa sampai di sana dalam waktu kurang dari satu jam perjalanan, jadi wajar untuk mengatakan bahwa itu adalah wisata alam di dekat Mario Polo. Untuk memasuki situs perjalanan, wisatawan harus membayar 5.000 rupee.

Oleh karena itu, beberapa penjelasan tentang obyek wisata hutan Wanagama sangat menarik untuk dikunjungi. Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat berlibur.
Wanagama menempuh perjalanan kecantikan
Wanagama Tour Kompleks Wanagama adalah kompleks hutan yang indah yang dulunya merupakan lahan kering, tandus dan panas. Namun, hutan telah berhasil dalam penghijauan. Proses penghijauan itu sendiri dilakukan oleh akademisi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mata dan dibantu oleh warga Wanagama setempat. Pekerjaan aforestasi yang telah terjadi sejak tahun 1964 sekarang dapat melihat hasilnya, bahwa pohon-pohon yang ditanam telah tumbuh dengan sempurna dan daerah tersebut telah ditutup-tutupi dan terlihat seperti padang gurun. Pohon yang menumbuhkan pepohonan menunjukkan pemandangan yang indah dan keanekaragaman hayati yang kaya.

Saat ini, Hutan Wanagama memiliki lebih dari 1.000 spesies tumbuhan dan lebih dari 40 spesies hewan. Selain itu ada sekitar 65 jenis kayu hutan. Hutan adalah tempat yang baik untuk mereka dan tempat yang bersahabat bagi wisatawan. Setidaknya ada tiga mata air di hutan ini. Ketiganya tidak kering sepanjang tahun dan digunakan oleh warga sekitar Wanagama untuk kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan bahwa hutan ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, keanekaragaman hewan dan wisatawan.

Musim semi Wanagama sendiri berasal dari sungyaj Oya, Sungai Banyu Tibo dan Sendang Ayu. Air merupakan sumber keanekaragaman hayati lokal. Saat ini ada beberapa jenis pohon yang populer, seperti pinus, jati dan sebagainya. Orang yang datang ke sana bisa menikmati suasana sejuk saat menyaksikan tanaman yang ada. Nama Wanagama sendiri diambil dari dua kata, yaitu wana yang berarti hutan dan gama mewakili Gadjah Motor.

Baca juga :

Selasa, 12 Desember 2017

Sewa Mobil Jogja - Puncak Becici Wisata Jogja

Puncak Becici

Beberapa waktu lalu, Puncak Becici menjadi buah bibir di kalangan musafir. Bagaimana tidak, Barack Obama memilih berkunjung ke Puncak Becici dari berbagai obyek wisata di Yogyakarta. Puncak Becici sendiri berada di Hutan Mangunan, tepatnya di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul atau sekitar 30 km dari pusat kota Yogyakarta.

Puncak Becici merupakan salah satu blok Mangunan dari 7 blok yang dikelola oleh masyarakat sekitar sebagai lokasi wisata. Puncak Becici memiliki kawasan hutan pinus seluas 4,4 hektare. Dari sini, pengunjung bisa menikmati keindahan Candi Prambanan di sisi utara dan Laut Selatan di sisi selatan. Selain itu, udara yang sejuk dan tetap segar juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang untuk sekedar bersantai diri dari kelelahan sehari-hari. Jika ingin menuju tempat ini bisa menggunakan layanan sewa mobil di Jogjakarta oleh sewa mobil jogja  .

Dulunya daerah Puncak Becici adalah kawasan hutan pinus yang mengetuk getah. Setelah berhasil menjadi lokasi wisata, tak ada lagi kegiatan penyadapan. Dan sekarang Puncak Becici difokuskan pada kegiatan outbound dan panorama.

Fasilitas pendukung di Puncak cukup memadai seperti mushala, toilet, outbound, dan area parkir. Bagi pengunjung yang ingin bersantai menggunakan tempat tidur gantung, cukup sewa Rp 20.000 per dua jam. Sedangkan hamock bertingkat dari Rp 15.000-60.000.


Selain itu, disini juga menyediakan tempat camping yang luas. Pengunjung hanya membayar Rp 5000 / orang ke kamp di daerah Puncak Becici.